Arti Bersyukur (aku baru menyadarinya)

ThankfulAlhamdulillah ku ucapkan.. sekali lagi Alhamdulillah ya Robb… kini Engkau buka lagi mata ku yang tertutup, Kau buka lagi hati ku yang terkunci, Engkau terangkan akal ku saat ini… memang Engkau maha cerdas (baru aku menyadarinya), memang Engkau Maha Bijaksana, Engkau ingatkan aku terus dan terus..

Hari ini aku benar2 mendapat pelajaran atau Hikmah yang sangat besar dari Mu.. aku hari ini merasa di cerca habis, di hina secara pedas dan aku rasa apa yang aku berbuat tidak sesuai dengan apa yang aku dapat, tidak ada rasa terima kasih, malah cacian yang melanda… rasa marah, jengkel, gusar, geram, bahkan sempat terbesit dibenakku, aku ingin membunuhnya.. Astaghfirullah… Jauhkan aku dari syaitan yang terkutuk…Namun aku tergugah dan tercerahkan.. bak mendung badai yang sirna diganti dengan sinar mentari.. oleh sebuah buku karangan Dr. Aidh Al-Qorni yang berjudul Secret Of Happiness. Benar2 mencoreng muka ku. Bukan karena malu terhadap sifat2 ku yang merugikan orang lain saat aku terhina, namun aku malu terhadap Mu ya Robb…
Aku sadar bahwa jika Engkau jadi diri ini… yang selalu berbuat baik kepada orang, namun orang itu bukan malah berterima kasih (baca:bersyukur), tapi malah menghina, memaki, mencerca dan menghujat sumpah serapah… dan orang itu adalah aku … astahgfirullah…
Aku memang kufur terhadap nikmat mu… bila Engkau mendapatkan cacian, cercaan bahkan ucapan terima kasih pun tidak pernah Engkau dengar dari ku, Engkau malah memberiku pa yang aku minta, saat aku berpaling setelah Engkau beri apa yang aku minta… Engkau beri aku hikmah ini… Engkau memang Maha Pengasih dan Penyayang (baru aku menyadarinya)…
Memang sudah menjadi sifat dasar manusia untuk tidak bersyukur… (kembali ke diri sendiri), namun mengapa ada orang yang kita bantu atau kita beri kebaikan, ia balas dengan hinaan dan cacian, kita malah marah??? Terkadang kita seperti keledai yang masuk lubang 2, 3, 5 atau bahkan banyak kali, atau seperti kerbau yang tercocok hidungnya, kalau kita tengok kedalam diri ini (Muhasabbah)…
Tuhan ku.. yang Maha Pengertian… aku mohon berilah aku hikmah-hikmah indah Mu… rasa yang Engkau rasakan (meskipun aku bodoh menyadarinya) saat aku melakukan keburukan… agar aku bisa mengindahkan hidupku dan orang2 disekitarku..
Namun… latihlah diriku untuk membuka diri terhadap hikmah Mu… karena aku sering menutup diri dengan hiasan dunia yang semu ini…
Tuhan ku yang Maha Pelindung… jangan biarkan aku memperoleh kebahagiaan sesaat, kebahagiaan dimana aku dapat dari buaian dunia… nyanyian-nyanyian merdu siren, yang indah saat di dengar namun berujung kematian.. arahkan ke jalan Mu.. saat aku terombang-ambing, terbingungkan oleh masalah diri sendiri….
Tuhan ku yang Pandai Menata… tata lah hidup ku ini… aku selalu beranggapan bahwa akulah yang menata hidup ini sendiri… Namun aku salah… tiada daya tiada upaya kecuali Engkau.. tak perlu bukti atau janji.. aku sudah menyadarinya.. (tapi aku tak mau menerimanya).. naudzubillah…

Kuatkan aku meski disekitarku melemahkan ku… karena Engkau Maha Kuat…

Amin….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: