Time Machine

Time MachineAdalah nikmat yang sering dilupakan saat ia ada, namun ketika keberadaanya tidak ada, baru menyadari betapa pentingnya hal itu. Itulah waktu. Seseorang banyak lari atau bahkan mencarinya. Bagian atau Quota setiap manusia itu adalah sama, namun kenapa mayoritas manusia mengatakan bahwa ia tidak cukup waktu atau bahkan tidak memiliki waktu.

Menyadari bahwa setiap hembusan nafas dan tarik ulur hidup membutuhkan suatu bahan bakar yang bernama waktu. Memang benar, dengan waktu kita bisa membuang keraguan, kita bisa membuka tabir masa depan, bahkan dengan waktu kita bisa menjawab hal-hal yang sulit terjawab. Membiarkan waktu berjalan dengan sendirinya, itu yang sering kita lakukan dikala kita bingung dengan kejadian masa depan dan ketakutan akan masa lalu. Namun mengapa tetap manusia tidak memiliki waktu. Padahal ia datang meski kita tak menginginkan.

Bukan salah waktu bila kita tidak memilikinya, bukan salah waktu bila apa yang kita kerjakan tidak mencukupinya. waktu itu relatif kata einstein, benar adanya relatif disini tidak semua orang merasakan hal yang sama dengan waktu yang diberikan, Ada yang terlelau cepat ada yang terlalu lambat, Mungkin mesin waktu atau “Time Machine” sudah ditemukan, (lohh memang ada..??) ya jelas lah ada, (Apa itu ? kapan ? dimana ?) kita inilah mesin waktu itu (Lohh koq bisa ..??) kita bisa mempercepat waktu kita, memperlambat bahkan mengulas masa lalu, karena waktu akan terasa amat cepat dikala kita memanfaatnya untuk apa yang memuaskan hati kita, kita sering lupa waktu saat kita mengerjakan amalan atau pekerjaan yang benar-benar memuaskan atau mungkin lebih tepatnya melenakan. (Sedangkan untuk waktu yang lambat bagaimana ??) coba banyangkan, saat kita menunggu atau mungkin berada dalam suatu kondisi yang tidak sesuai dengan hati, waktu akan berjalan lambat, membosankan bahkan kita sering menyalahkan waktu,  Begitu halnya dengan masa lalu, angan-angan kita yang terjebak dengan keindahan atau bahkan kelamnya masa lalu, membuat keseharian kita terbuai dengannya, seolah-olah kita berada pada masa yang kita inginkan, meski itu hanya hayalan.

Mungkin akan lebih baik karena kita adalah pengatur waktu kehidupan kita sendiri, alangkah baiknya menggunakan waktu untuk beramal atau mengerjakan perbuatan baik. Karena meski kita diamkan waktu berjalan dan tidak melakukan apapun, kita akan rugi besar,(Waktu ku kurang ? waktuku tidak ada) Allah bersumpah dengan waktu, bahwa Ia itu Adil dalam memberi

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Saat waktu menentang balik, tidak sesuai dengan hati, berarti kita kurang menetapi kesabaran, atau bahkan kurang benar dalam bertindak, karena waktu itu adalah jalan untuk membenarkan kehidupan kita dan suatu tuntunan agar kita menerima waktu dengan kesabaran.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: