Terima Kasih yang Termanis….

Alhamdulillah ala kulli hal… itu adalah hal yang termanis yang bisa terucap saat ini. Biasanya kata syukur tersebut akan terucap jika kita sedang atau telah menghadapi musibah. Ini salah satu kehebatan seorang muslim. Rasa syukur itu bukan hanya ketika kita mendapat kenikmatan, bukan saat kita mendapat kebahagiaan, atau saat menerima sesuatu yang menurut kita pantas dan menyenangkan . Memang mudah berterima kasih terhadap seseorang atau hal yang telah diberikan kepada kita, Mudah buat kita berbuat baik kepada orang yang telah berbuat baik pada kita. Namun apakah kita bisa besyukur saat apa yang telah menimpa diri kita adalah suatu hal yang mengecewakan, atau bahkan suatu musibah yang membuat kita kelam dan tenggelam dalam kesedihan ??
(apakah dalam kesedihan atau musibah kah??) musibah, kesedihan, keterpurukan, rasa benci, galau, kalut, bahkan seabreg kata yang bila hati mengalaminya, rasanya seperti tersayat. Mudah bagi orang untuk mengeluh bila mendapatkan itu semua, mungkin lebih mudah mengeluh dan meratap, karena itu mungkin bisa sedikit menenangkan. Namun apakah rasa itu akan hilang ?? pastinya tidak… rasa itu adalah nikmat (lohh koq bisa???) iya… benar… bukankah kita bisa menikmati langit cerah dan pelangi setelah adanya badai, bukankah indahnya pagi akan terasa lebih nikmat setelah kita memalui malam yang gelap. Alhamdulillah ala kulli hal… bukankah hal-hal tersebut (yang biasa membuat kita sedih dan galau) ada untuk menambah dan memperindah nikmat kita ??
itulah mengapa kita harus bersyukur dalam segala hal. Karena suatu itu lebih bermakna dan indah saat kita mau berterima kasih. Lihat lah TERIMA KASIH, dua kata yang sangat mempengaruhi cara kita bersyukur. Kita TERIMA kenikmatan kemudian meng KASIH kan nya ke lainnya. Dari sini coba sedikit kita renungkan, Bersyukur adalah satau-satu jalan untuk bahagia dalam segala kondisi. Saat kita beryukur (baca: terima kasih). Diri kita dijadikan wasilah (jalan) untuk menyebar kebaikan, kenikmatan dan kebahagiaan. Logisnya bila kita ingin banyak kebaikan, kenikmatan dan kebahagiaan menuju diri kita, kita harus bersyukur. Bersyukur berarti membuka jalan untuk kebaikan, sehingga nantinya nikmat yang lain akan menuju kearah kita.
Alhamdulillah ala kulli hal… segala kondisi dan hal yang Allah beri itu baik. Apapun bentuknya, baik yang dibawha maupun yang diatas, baik yang cerah mapun yang suram, baik yang buruk dan berbagai macam pasangan antonim kata didunia ini adalah kebaikan. Hidup ini aja sudah baik, kenapa dibuat buruk.
Memang wajar menangis, wajar bila galau, wajar jika sakit hati. Namun jangan hal tersebut dijadikan asalan buat kita untuk tidak bersyukur. Sekaya-kayanya orang dan semiskin-miskinnya orang, mereka adalah jalan, jika kita menghendaki kebaikan maka bersyukurlah.. jika selain itu apa lagi tujuan kita..???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: