From Hero to Zero

Sedikit mundur kebelakang saat tahun 2009 dan 2010, mungkin saat itu hidup ini lebih susah, karena tidak hanya financial aja yang kurang namun ilmu dan pengalaman bahkan pengamalan juga miskin. Bagaimana dulu modal utama ku hanya cita-cita dan keinginan yang kuat. Entah kenapa mungkin banyak orang disekitarku berpikir bahwa aku ini inocent atau bahkan mad man (istilah kerennya gendeng). Dengan segala keterbatasan aku bisa menjalaninya dengan baik meski pernah terseok-seok atau bahkan setengah mati mungkin. Namun itu semua kulalui selama 8 bulan dengan penuh senyum dan ketabahan. Dan alhamdulillah aku bisa membuktikan bahwa dengan tekad dan impian ku yang terus-menerus ada aku bisa berubah dari kosong ke nilai, from Zeor To Hero, semua berubah saat aku menjadi seorang guru. Mungkin bukan karena penghasilanya yang naik namun lebih kepada prestise atau gengsi dengan menyandang namanya. Aku tak berpikir aku dapat apa dari profesiku ini, namun lebih pada apa yang bisa aku pelajari dan belajar kehidupan dari profesiku ini. Tiada beban dan kesulitan, karena itu semua kulakukan atas dasar belajar dan hobi. Namun Alhamdulillah… ternyata rezeki mengikuti, meski tidak bisa dibilang lebih namun cukup untuk memenuhi hidup ini bahkan bisa memberikan setitik kebahagian bagi orang tua dan sanak saudara (itu dulu….) Its okey lah mungkin karena saat itu tanggungan ku hanya diri sendiri. Namun apakah itu dijadikan alasan untuk diri ini mengeluh dengan keadaan sekarang ??

Lain dulu lain sekarang, itulah perubahan. Aku dulu bisa tabah dan sabar entah kenapa… mungkin karena tujuan dan impian ku jelas. Mungkin karena yang kurasa bukan beban namun suatu jalan kepastian yang sewajarnya harus kutempuh. Tiada yang merasa galau atau bahkan menyalahkan saat kulalui dulu. Kali ini aku merasakan ada yang aneh, sama-sama seperti dulu mungkin tapi ini terasa aneh. Seperti ada yang hilang dalam diri ini ketika menghadapi hal ( yang mungkin) sama dengan 3 tahun yang lalu.

Entah impianku dan cita-cita sekarang kurang jelas. Atau aku sekarang lebih lemah dari dulu. Atau memang karena keadaanya hidupku yang dimana aku harus menanggung beban hidup orang-orang yang kusayangi? Aku sekarang lebih unggul pengalaman, pengalaman lebih sebagai seorang pengajar dan staff IT selama 5 tahun. Semestunya aku bisa mengambil banyak pelajaran dari semua perjalanan hidup ku itu. Namun sekarang aku seperti bayi yang baru lahir. Serasa tidak tahu harus bagaimana menghadapi masalah hidup (padahal sama kayak dulu). Tiada tau apa-apa tentang hidup, tidak tahu ilmu untuk menghadapinya. Astaghfirullah… mungkin ini yang dimanakan dicabutnya nikmat atau dihilangkannya ilmu akan amal.

Sudah lah… 3 paragraf sudah bertema keluhan. Aku tak mau lagi mengeluh atas ini lagi. (itu baru 3 paragraf belum di media atau sikap sehari-hari.. hmmm…) sempat berpikir apakah selama ini yang kulakukan salah. Sempat berpikir juga apakah aku ini terlalu baik terhadap semua orang, sehingga dipermainkan, berpikir juga apakah aku harus jadi orang yang berbeda dari selama ini yang aku lakukan, atau aku ganti sifat saja..

Cara menyikapi inilah aku yang belum tahu. Mungkin kualitas hidupku turun, karena aku tak tahu ilmu atau mungkin tak bisa menghadapinya. Ini mungkin yang dinamakan roda kehidupan, dulu aku dibawah kemudian diatas, sekarang turun dibawah. Sadarku akan suatu hal. Saat kondisi kita benar-benar dibawah, bahkan bersentuhan langsung dengan tanah (baca: hina, fakir, nelangsa de el el) itulah saat kita akan mulai naik ke bagian atas (baca: bahagia, kecukupan, kenyamanan, ketentraman) karena kalau hidup ini berjalan roda pasti berputar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: