Archive for Share knowledgement

Sahabat dan Cinta Bag 1 (Sebuah Cerpen)

Hujan disore ini tak seperti biasanya, terasa Begitu dingin bahkan sampai ke relung hati. Laju motor ini pun serasa tak sperti biasanya. Kenapa bisa begitu lambatnya, padahal baru kemarin aku service dan ganti oli.

“Apakah bengkelnya kemarin cuma asal betulin aja ? Astaghfirullah…” Gumam ku dalam hati.

Gerimis pun semakin rapat. Serasa menusuk dalam kulit, padahal aku memakai jaket tebal ini. Dinginnya tak seberapa dengan dinginnya hati. Begitu halnya dengan sikapnya pada ku seminggu ini. Bagaimana seseorang bisa bertahan coba. Bila seseorang tersebut tiap hari diacuhkan, bahkan salam dan senyum pun tak muncul dalam gurat wajahnya, meski diri ini sudah memulainya dulu.

“Sabar Ara… Kamu kan udah minta maaf…” Kataku pada diri ini. Read the rest of this entry »

Advertisements

Leave a comment »

Menggenggam Buih

Sudah dari dahulu bahwa setiap permulaan pasti ada akhir, Meski terkadang sebagian orang tidak ingin menghendaki akhir jika permulaan dan perjalanannya sangat menyenangkan. Namun ada pula yang tak menghendaki permulaan karena dari awal sudah tidak menghendakinya. Setiap orang berkesempatan untuk memperolehnya. Namun apa yang terjadi bila awal dan akhirnya itu berbeda. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Aku Mengkhitbah mu untuk Menduakan mu (Sebuah Cerpen)

Serasa sesak dada Raisa, Bukan karena sakit asma, namun karena apa yang telah dialaminya. Bagaimana tidak, setelah sekian lama menunggu seseorang yang dapat mengisi kekosongan hatinya. Datanglah seseorang yang berani mengambil resiko untuk menanggung setiap kehidupan dan dosa akan dirinya. Tapi apa daya, kali ini amatlah pelik bagi Raisa, karena syarat yang diminta calonnya.

Sudah umur berkepala tiga, dimana dahulu sudah banyak yang mencoba untuk merajut asa dengan nya. Tetapi, karena cinta nya lebih besar kepada cahaya ilmu, banyak calon yang pulang dengan tangan hampa. Dimulai dari saat masih berpendidikan strata satu, salah satu teman baiknya, Rian mencoba meminangnya. Dia adalah teman yang selalu disampingnya. Meski tak nampak raut wajah akan kasih dan suka. Tapi Rian sabar dalam diamnya Cinta. Sebelum wisuda dia beranikan diri untuk mengungkapkan segala gemuruh dalam hatinya kepada Raisa. Read the rest of this entry »

Comments (2) »

Cinta Tak Berbalas..?? (Sebuah Cerpen)

Pagi itu aku melihat dua insan yang membuatku terus bertahan hidup. Aku antar mereka dengan penuh harapan dan doa ke depan rumah.

“Assalamulaikum Bunda… Angga berangkat dulu”

“Hati-hati ya nak, semoga ilmunya bermanfaat..”

perlahan namun pasti akhirnya kedua anakku meninggalkan teras dengan mengayuh sepedanya.
Penuh tawa dan semangat kecuali si bungsu, Lulu. Mungkin karena sepatunya yang sudah mulai mempunyai celah di bagian depan. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

10 Kisah Penggugah Cinta

Membicarakannya, bagaikan candu yang tiada henti mendengung, meski banyak duka dan nestapa mendera. Menuliskannya, seperti memecah mega sore hari, meresap indah meski gelap dan dingin akan datang. Merasakannya, dapat menyadarkan bahwa hidup ini harus berlanjut, meski harus dilalui dengan berbagai macam rasa kalut.  Banyak definisi, banyak presepsi, akan apa itu arti dan makna cinta. Namun, itu semua tiada yang pasti, kerana rasa itu hanyalah pekerjaan hati, Bukan pekerjaan logika dan ilmu pasti.  Hah… sedikit lebay mungkin untaian diatas (memang sich…).Karena penulis sendiri juga belum tahu pasti apa itu cinta. Hari ini ingin berbagi saja tentang kisah-kisah cinta. Mungkin tidak bisa mengungkap kan arti cinta namun dari hal tersebut kita bisa mengambil makna akan luasnya cinta (Ciee….). Okelah berikut adalah kisahnya : Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Peluklah Anna, Ayah ! (Sebuah Cerpen)

Dalam diam ku di ruang tunggu, aku melihat banyak orang berlalu lalang. Kelihatan sibuknya akan urusan masing-masing, seolah-olah aku berada dalam pulau tak bertuan, padahal sekelilingku penuh kebisingan. Terdengar dengungan mesin pesawat yang akan take off, membuat aku menatap kelangit, aku bergumam, “Akankah hidup ini kan berubah setelah ini”. Hembusan Nafas panjang ku disertai dengan harap, bahwa penghargaan ini patut untuk aku syukuri.

 

“Na… Anna… Kamu ngelamun ya..??” Sapa Naura. Seketika hilang sudah perasaan ini saat melihat wajah manisnya.

Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Tombol Reset untuk Hidup

Tombol ResetMungkin saat kita menyesal dengan hasil yang kita peroleh, atau mungkin kita melakukan suatu kesalahan dimana itu berdampak pada masa depan kita. Menyesal dan galau mungkin itu adalah kegiatan yang mudah dan paling sering dilakukan ketika kita menghadapi masalah tersebut. Namun apakah dengan meratapi dan menyalahkan diri (yang mudah dijadikan kambing hitam) itu dapat menambah kebahagiaan atau bahkan dapat memperbaiki keadaaan ? Mamang wajar menangis, wajar berbuat salah, wajar menyesal karena itu pertanda bahwa kita dapat masalah (looh koq), memang benar…  masalah itu mempertandakan bahwa kita sedang hidup. Namun apakah yang sebaiknya dilakukan agar tidak tenggelam dalam kesedihan, atau bahkan kita lari dari akibat yang sudah kita perbuat. Berikut adalah kiat sederhana yang saya sendiri alami ketika sifat asli sebagai manusia muncul (sifat salah dan lupa). Read the rest of this entry »

Leave a comment »