Posts tagged kehidupan

Persepsi Niat

banyak orang beramal tanpa rencana sehingga berhasil dengan tiba-tiba, bahkan juga ada yang sebaliknya. Namun terkadang apa yang jadi pesepsi kita akan melakukan suatu hal atau amal menjadikan kita yakin bahwa apa yang kita lakukan itu memang benar. itulah Niat, Sering diungkapkan diawal namun jarang ditetapi ketika berjalan. Namun banyak orang yang mengeneralisasikan niat dengan orang lain. Subtansi Niat jadi berubah, bukan berasal dari hati atau diri sendiri, namun dari orang lain.

Terkadang kita terperosok dalam ungkapan penyamaan persepsi, dimana hal tersebut dijadikan suatu hal untuk meluruskan niat. Niat itu berdasarkan individu bukan kolektif, memang dasar manusia adalah mengikuti mayoritas, seperti halnya dikala kita di restoran dengan teman2 kita, 3 diantaranya pesan ayam kita secera tidak sadar pesan hal yang sama. Namun bukan karena ayamnya tapi lebih kepada rasa kebersamaan. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Pendidikan dari Tukang Potong Rambut

Ternyata memang benar pendidikan itu ada dimana-mana. Tidak hanya dalam pendidikan formal bahkan ada di tempat potong rambut (ha… koq bisa..???) Sudah sering atau bahkan jadi rutinitas bahwa seorang harus melakukan potong rambut, selain agar terlihat rapi namun juga risih, tur  hawanya mulai panas. Terkadang saya terpikir kenapa harus potong rambut sih…?? klo dipotongkan te2p aja nantinya panjang lagi..??? biar gondrong sekalian aja..??? Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Penyesalan Dulu dan Tindakan Sekarang

Penyesalan No Way..Menyesali hal yang dulu seharusnya dilakukan, itu adalah kata yang pas ketika hal tersebut sangat urgen saat ini, melenakan dulu dan bingung sekarang, hal yang remeh tidak selalu konstan pada sifatnya, bisa jadi hal tersebut berevolisi menjadi sesuatu yang ndak remeh, klo kekonsistenan suatu hal aja ndak pasti apalagi kehidupan ini. Mungkin benar adanya bahwa kehidupan itu sebuah kemungkinan, kemungkinan jadi baik atau buruk (So jalani hidup sebaik mungkin,.. ^_^ ).  Namun bagaimana caranya agar dulu yang ditinggal bisa memperbaiki penyesalan kita sekarang..??? apakah waktu ditarik lagi..??? sehingga dulu dan kenyataan bisa sejajar (emang tali rafia..??) atau melupakan hal tersebut tidak pernah terjadi..?? Namun terjadi konspiracy hati (^_^), karena hati ini tidak isa dibohongi..

Tidak ada hal yang bisa memperbaik keadaan kita sekarang selain diri kita sekarang, bukan bayangan dulu dimana kita lalai, karena diri kita yang sekarang adalah hasil dari kita dulu. (Mupeng..??) dulu dan sekarang….. Read the rest of this entry »

Leave a comment »