Posts tagged muhasabah

Menggenggam Buih

Sudah dari dahulu bahwa setiap permulaan pasti ada akhir, Meski terkadang sebagian orang tidak ingin menghendaki akhir jika permulaan dan perjalanannya sangat menyenangkan. Namun ada pula yang tak menghendaki permulaan karena dari awal sudah tidak menghendakinya. Setiap orang berkesempatan untuk memperolehnya. Namun apa yang terjadi bila awal dan akhirnya itu berbeda. Read the rest of this entry »

Advertisements

Leave a comment »

Hujan Datang saat Gersang (Sebuah Cerpen)

Entah sejak kapan rasa miris ini hinggap di hatiku. Seperti angin malam yang tiba-tiba masuk melalui angin-angin kamar. Tak terdengar dan tak terduga sudah dingin kaki ini. Gelisah mulai menyeruak ditengah hiruk pikuknya pilihan akan masa depan. Hari ini kembali lagi. Kuhitung sudah tujuh. Ya benar… 7 kali ikhtiar ku tidak berbuah manis. Dari 3 tahun lalu sudah memulai untuk membuka hati. Mencoba untuk mulai memilih hati mana yang sudah Sang Maha Cinta persiapkan untuk ku. Hati mana yang yang sudah dicatat dalam lauhul mahfudz -Nya. Read the rest of this entry »

Comments (1) »

Doa yang Tertunda

Alhamdulillah ala kulli hal… alhamdulillah ku ucapkan kepada Mu Ya Allah, semoga sekarang aku benar-benar sadar bahwa semua doa itu di kabulkan. Dan itu benar, aku berani bersumpah. Bahwa Allah mengabulkan segala macam permintaan, meski yang meminta itu adalah orang atau mahkluk yang paling durhaka kepada Nya. Iblis saja yang durhakanya tidak perlu ditanyakan lagi, Ia meminta kepada Allah ingin dipanjangkan umurnya sampai hari akhir dan meminta izin kepada Allah untuk menggoda manusia untuk menjadikan temannya di neraka kelak, dikabulkan. Bagaimana dengan kita? Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Siapakah yang Paling Engkau Cinta? (Sebuah Cerpen)

Kembali, aku menyusuri jalan ini. Dimana perasaan akan ketikdakpastian terus mengiringi. Tatapan mata Mas Ari dan Kak Ria seperti tatapan penuh harap. Seakan mata itu berkata “Hayolah Kevin, buka hati mu kali ini”. Hmm… aku helai nafas berjalan sambil masuk kedalam kafe Starbuck di Jalan PK Bangsa. Meskipun ini bukan yang pertama kalinya, namun kali ini terasa berbeda. Seakan angin sore ini juga bertanya pada ku. “Apakah yang kali ini benar-banar sesuai pilihan mu ?”. Aku melihat keatas, merah mega langit seakan tersipu malu pada ku. Entah kenapa setiap kali kesini, aku jadi malu pada keteranganku sendiri.

Krek…pintu kafe terbuka. Salam sapa pelayannya begitu mesra, seakan tak jemu padaku, mengetahui bahwa hampir 3 kali pada bulan ini aku kemari.

“Mau minum apa kali ini” tanya Mas Ari padaku. Read the rest of this entry »

Comments (3) »

From Hero to Zero

Sedikit mundur kebelakang saat tahun 2009 dan 2010, mungkin saat itu hidup ini lebih susah, karena tidak hanya financial aja yang kurang namun ilmu dan pengalaman bahkan pengamalan juga miskin. Bagaimana dulu modal utama ku hanya cita-cita dan keinginan yang kuat. Entah kenapa mungkin banyak orang disekitarku berpikir bahwa aku ini inocent atau bahkan mad man (istilah kerennya gendeng). Dengan segala keterbatasan aku bisa menjalaninya dengan baik meski pernah terseok-seok atau bahkan setengah mati mungkin. Namun itu semua kulalui selama 8 bulan dengan penuh senyum dan ketabahan. Dan alhamdulillah aku bisa membuktikan bahwa dengan tekad dan impian ku yang terus-menerus ada aku bisa berubah dari kosong ke nilai, from Zeor To Hero, semua berubah saat aku menjadi seorang guru. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Cinta Sejati itu…

Real LoveMenerawang ke belakang dan mengharap kedepan akan banyak yang bisa direnungkan,  mendefinisikan makna itu berbeda karena subtansi hati itu variabel yang tidak tetap, mudah terbolak balik khususnya dengan keadaan. Banyak definisi tentang apa itu cinta, mulai dari yang indah bahkan yang hina. Mari kita bicarakan tentang cinta lebih besar dari aku, kita dan mereka. Read the rest of this entry »

Comments (2) »

Tidak semua hal kecil itu remeh

tidak semua yang kecil itu remehHari minggu ini alhamdulillah bisa libur (lha biasanya kan memang libur..???) ini benar benar libur, hati dan pikiran benar2 diliburkan, yang biasanya meskipun tanggal merah namun pikiran hari hijau. Namun namanya bukan manusia klo ndak berpikir, karena itu adalah ciri2 klo kita hidup. Dalam libur ini terbayang tentang masa depan yang masih abu-abu. Entah hitam atau putih (kayak acara TV aja..) nanti yang ku dapat aku tidak tahu. Astaghfirullah.. itulah tipuan syaitan, dia membayang-bayangi dengan keraguan dan rasa takut yang tidak beralasan, sehingga iman kita menjadi lemah. Namun bilamana kita mau merubah masa depan saat kita kita galau akan ketakutan yang tidak berasalan. Mending melakukan suatu kebaikan meski itu kecil dan menyibukan kita. Karena mending kita disibukan dengan perkara baik daripada perkara selain itu (berarti..??? ). Read the rest of this entry »

Leave a comment »